BGS 26 Agustus 2022

Mengulas Xiaomi Redmi 1S

Pada artikel ini kita akan mengulas sebuah smartphone dengan sistem operasi android. Ketika merapihkan kamar yang semerawut beberapa hari yang lalu, tidak sengaja menemukan kembali smartphone yang sudah tidak terpakai, namun dengan kondisi yang sudah tidak bisa dipakai. Dari situ saya teringat smartphone milik adik saya yang sudah lama mati dan tidak dipakai, saya coba tanyakan dan masih dia simpan dengan baik. Karena sudah lama mati, saya coba untuk mengisi baterai terlebih dahulu dan menghidupkannya, ternyata masih bisa hidup.

perangkat ini adalah Xiaomi Redmi 1S, yang diumumkan dan dirilis pada 20 Februari tahun 2014 oleh Xiaomi yang berasal dari China. Redmi adalah nama seri yang dikeluarkan untuk kelas menengah kebawah, dengan harga komponennya yang lebih murah dan lebih terjangkau konsumen. Dan perangkat ini sudah tidak diproduksi lagi

Perangkat keras

Menggunakan layar IPS LCD berukuran 4.7 inci (12 cm), resolusi 720 x 1280 pixels, 16:9 ratio (~312 ppi density), multi sentuh HVGA, layar sentuh kapasitif, kamera utama 8 MP, f/2.2, 1/3.2", 1.4┬Ám, dengan fokus otomatis dan lampu kilat, bisa merekam video 1080p@30fps, kamera depan 1.6 MP bisa merekam video 720p@30fp, chipset Qualcomm Snapdragon 400 MSM8228 (ARMv7) dengan CPU quad-core 4x 1.6 GHz Cortex-A7, GPU Adreno 305 @400 Mhz, RAM 1 GB LPDDR2, penyimpanan internal 8 GB eMMC 4.5, mendukung penyimpanan external microSD hingga 64 GB,jaringan 3G, HSPA+, Dual SIM (Mini-SIM, dual stand-by), Radio FM, GPS, Wi-Fi 802.11 b/g/n, bluetooth 4.0, microUSB 2.0 OTG, sensor Accelerometer, gyro, proximity, compass, dan baterai 2000/2050 mAh 7.6 Wh, 3.8 V, berjenis Li-Po tidak tertanam atau dapat diganti, beratnya 158 g.

Perangkat lunak

Dirilis menggunakan sistem operasi Android 4.3 (Jelly Bean) dengan antarmuka MIUI 5, hingga terakhir dikembangkan ke android 4.4.4 (KitKat) dengan antarmuka MIUI 9.2.

Berdasarkan data spesifikasinya secara umum perangkat ini mendapatkan nilai posisif bila dilihat dari segi ekonomis atau sebagai kelebihannya, sedangkan nilai negatif dari perangkat kerasanya seperti RAM dan ruang penyimpanan yang kecil akan termakan sistem atau tidak dapat menampung data terlalu besar, apalagi bila mengikuti perkembangan saat ini rasanya tidak cukup, kapasitas baterai kurang dan karena usianya jadi sudah mulai turun maka perlu diganti, tombol fisik volume dan power sudah mulai rusak. Hal lainnya terdapat kekurangan dari perangkat lunaknya seperti aplikasi bloatware yang dapat mengganggu kinerja, menggunakan RAM dan ruang penyimpanan.

Oleh karena itu disini kita memerlukan kostum agar perangkat ini yang sudah jadul dan lawas menjadi kekinian atau kita lakukan pembaruan dengan melihat perkembangan yang masih dilakukan oleh para developer diluar sana. Contohnya kita akan meningkatkan versi android dengan fitur-fitur terbarunya, seperti menggunakan fitur double tap to wake up yaitu membangunkan perangkat ini dengan mengetuk layar 2x ketika dalam keadaan tidur atau stand-by dengan kondisi layar mati, untuk mensiasati tombol power dan volume yang sudah rusak yang secara bawaan fitur ini tidak ada, walaupun masih bisa dipijit dengan bantuan alat untuk menekannya lebih dalam, dan hal-hal lain yang dirasa kurang untuk digunakan saat ini yang bila dibahas semua akan menjadi panjang. Agar tidak terlalu jauh pembahasannya, berikut ini pembahasan yang akan dilakukan untuk kostum perangkat Redmi 1s ini:

Menyiapkan berkas cadangan

Stock ROM untuk Redmi 1S terakhir yang digunakan adalah MIUI 9 Global Stable ROM V9.2.3.0.KHCMIEK, pembahasan mengenai rilisnya kunjungi tautan berikut ini https://c.mi.com/thread-978785-1-1.html

Tempat mengunduhnya:
Recovery ROM 480M fb8976a498875c6ebb958417780b9dfc
Fastboot ROM 879M 1757bfb6f6c019d31ce2fd8fc4de3c8f 
Pembaruan terakhir Firmware untuk Redmi 1S China MIUI V9.2.4.0.KHCCNEK

Menginstal custom recovery

Karena belum menggunakan lock pada bootloader seperti smartphone Xiaomi saat ini yang memerlukan unlock bootloader dulu sebelum bisa dilakukan kostum kedalam perangkat lunaknya, pertama langsung mencari custom recovery yang akan digunakan, dan yang digunakan saat ini adalah TWRP 3.6.2_9-0. Pembahasan lebih lanjut akan kita bahas pada posting berikutnya disini.

Menambah ruang partisi sistem

Karena ruang partisi sistem yang secara bawaan dari Xiaomi itu kurang luas, maka perlu menambah ruang partisi sistem agar cukup untuk menginstal ROM baru yang memerlukan ruang cukup besar. Pembahasan lebih lanjut akan kita bahas pada posting berikutnya disini.

Menginstal custom ROM

Terdapat beberapa custom ROM yang dikembangkan diluar sana, yang masih dikembangkan saat ini adalah LineageOS 19.1, dan saat dilakukan editing pada artikel ini sudah terdapat pengembangan LineageOS 20. Pembahasan lebih lanjut akan kita bahas pada posting berikutnya disini.

Menginstal GApps

Agar custom ROM atau perangkat lunak dengan sistem Android ini berjalan dengan semestinya perlu terintegrasi dengan Google. Terdapat beberapa GApps yang bisa digunakan, seperti open-GApps, dan bawaan custom ROM LineageOS juga menyediakan MindTheGapps. Namun setelah mencoba menggunakannya terasa cukup memberatkan, jadi setelah itu saya menggunakan microG dengan ukuran yang lebih kecil dan ringan. Pembahasan lebih lanjut akan kita bahas pada posting berikutnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel ini. Silahkan berikan saran dan pertanyaan di kolom berikut ini.